Banner Ad

Text Ad

11 Januari 2009

Hati-Hati, Jangan Sembarang Mengkonsumsi Ginseng

Chicago - 07 Jun 00 10:15 WIB (Astaga.com)


Siapa yang tak kenal ginseng? Selama ini, akar 'ajaib' tersebut dipercaya bukan saja mujarab sebagai obat, pun berkhasiat untuk meningkatkan energi tubuh. Tapi, hasil temuan baru para peneliti dari University of Illinois, Chicago justru sebaliknya.

Kelompok peneliti yang dipimpin oleh Gail B. Mahady, PhD itu mengingatkan kepada para pemakai ginseng, khususnya yang ingin meningkatkan energi tubuh, agar waspada terhadap efek samping dari kebiasaan mengkonsumsi ginseng.

Pasalnya, kendati banyak yang menyebut di dalam ginseng itu terkandung komponen yang ampuh meningkatkan sistem kekebalan, namun bukan lantas baik bagi tubuh yang sehat.

Istilah ginseng itu sendiri menurut Mahady cs. dalam sebuah artikelnya yang dipublikasikan Nutrition in Clinical Care, sebenarnya sudah menjadi nama umum. Bahkan telah dipakai untuk lebih dari 30 jenis tumbuh-tumbuhan. Untuk itu, dalam penelitian ini, Mahady cs. hanya berkonsentrasi pada ginseng asal Korea dan Siberia saja.

Secara tradisional, ginseng Korea digunakan sebagai tonik atau perangsang kekebalan bagi orang-orang yang tengah menjalani proses penyembuhan dari sakit kronis. Kebiasaan tersebut pun berlaku di negeri Cina. "Jadi obat tradisonal ginseng itu tidak pernah diminum oleh mereka yang sehat," ungkap Mahady serius.

Hasil ujicoba klinis Mahady cs. terhadap beberapa pasien penderita bronkitis dan paru-paru, menunjukkan bahwa ginseng berfungsi meningkatkan komponen kekebalan dalam saluran pernafasan yang merupakan jalan utama menuju paru-paru. Bukti lainnya, ternyata ginseng ampuh pula meningkatkan aktivitas kekebalan dalam tubuh seorang penderita AIDS dan sindrom kelelahan kronis.

Sementara itu, bagi masyarakat Rusia yang masih percaya ramuan tradisional, umumnya meskipun sehat, mereka tetap mengkonsumsi ginseng Siberia untuk meningkatkan energi dan menghilangkan stres. Meskipun begitu, sama halnya dengan kasus ginseng Korea, ginseng yang satu ini pun menurut Mahady memberi dampak yang buruk.

Mengkonsumsi ginseng Korea dengan dosis tinggi--sekitar 15 gram per harinya-- bisa mengakibatkan tekanan darah tinggi, diare, dan sakit kepala. Menurut Mahady, dosis yang paling baik bagi mereka yang memang harus mengkonsumsi ginseng Korea tersebut adalah 0,5 hingga 2 gram per harinya.

Sementara itu, efek samping yang ditimbulkan oleh ginseng Siberia adalah tekanan darah tinggi, detak jantung yang tidak normal, serta rendahnya gula darah bagi pengidap diabetes.

"Jadi, bagi mereka yang sehat seharusnya justru tidak mengkonsumsi ginseng, karena memang tidak bermanfaat sama sekali. Lain halnya bagi mereka yang sakit kronis. Asal tidak mengidap diabetes dan tekanan darah tinggi, ginseng bisa menjadi obat yang mujarab," jelas mahady.

Profesor University's College of Pharmacy itu juga menganjurkan kepada masyarakat yang terbiasa mengkonsumsi suplemen, sebaiknya mempelajari dulu kadar kandungan ginsengnya, serta besar dosisnya.
(berbagai sumber/eno)

06 Januari 2009

Hati-Hati Sikat Gigi Bisa Menjadi Sumber Penyakit

New York - 06 Nov 00 11:17 WIB - (Berbagai sumber)

Mengganti sikat gigi ternyata salah satu keharusan bagi seseorang yang baru sembuh dari sakit. Pasalnya, sikat gigi yang masih baru sekali pun, jika dipakai pada saat orang tersebut sakit, maka besar kemungkinannya akan terinfeksi oleh mulut orang itu sendiri. Akibatnya sikat gigi yang semula menjadi alat pembersih, sebaliknya justru menjadi sumber penyakit bagi si pemakainya. Menurut para dokter gigi yang tergabung dalam American Dental Hygienists Association (ADHA), bukan hanya di bulu sikatnya saja bakal dipenuhi oleh bakteri, tapi juga di sekitar batang sikat gigi tersebut.

Hasil penelitian mereka bahkan menyebutkan kalau mikroba dan bakteri yang tumbuh di seluruh permukaan sikat gigi yang telah dipakai itu bisa ribuan jumlahnya. Kendati sebagian dari jenis mikroba dan bakteri tersebut diketahui tidak berbahaya, namun sebagian jenis lainnya diyakini merupakan sember penyakit.

Beberapa jenis mikroba tersebut ada yang mengakibatkan virus flu dan influenza. Sementara bakteri-bakteri yang menumpuk itu bisa berakibat timbulnya berbagai jenis infeksi mulut dan gigi atau dikenal juga dengan infeksi periodontal. Oleh karena itulah, para ahli menganjurkan agar setiap orang rajin mengganti sikat giginya setiap tiga atau empat bulan sekali.

Kecuali jika Anda sakit, begitu sembuh langsung ganti sikat gigi, meskipun sikat gigi itu masih baru. Tak apalah keluar uang sedikit untuk membeli sikat gigi baru, ketimbang terserang penyakit lagi. Bukan begitu? (eno)

Gizi di Usia Kanak-Kanak Tentukan Kesehatan di Usia Dewasa

20 Jun 00 09:00 WIB (Astaga.com)

Bagaimanapun gizi merupakan faktor penting bagi pertumbuhan dan kesehatan anak-anak kelak. Pasalnya, anak-anak yang memiliki gizi yang baik umumnya tidak mudah terkena penyakit akut dan kronis. Selain itu, gizi juga bisa membantu pertumbuhan tubuh dan otak, termasuk memiliki keahlian khusus dan lebih mudah berkonsentrasi. Sebagai orangtua, tentu saja orang tua bertanggungjawab atas permasalahan gizi pada anak-anaknya. Karena, kebiasaan makan pada masa kanak-kanak biasanya akan terus terbawa hingga mereka dewasa.

Lantas, apa kira-kira yang perlu Anda lakukan terhadap anak-anak demi mendapat gizi yang baik? Nah, berikut ini ada beberapa langkah yang bisa dipraktekkan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak:

1. Perhatikan proses pengolahan dan bahan-bahan makanan. Ingat Anda harus membatasi zat-zat aditif, gula, gandum, garam, bahan makanan dari susu, dan makanan yang banyak mengandung lemak.

2. Jika anak Anda meminta makanan olahan pabrik yang diiklankan di televisi misalnya, tidak perlu harus menuruti kemauannya. Justru dalam hal ini ada baiknya Anda menasihati tentang kemungkinan kandungan berbahaya yang ada dalam panganan tersebut. Seperti, zat aditif yang bisa yang bisa merusak gigi.

3. Jangan biarkan terlalu sering mengkonsumsi makanan olahan yang berbahan dasar terigu atau gula seperti sereal, roti, pasta, craker dsb. Karena makanan-makanan tersebut mengandung karbohidrat murni. Cobalah untuk mengganti makanan-makanan tersebut dengan makanan lain yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti biji-bijian, beras putih ataupun merah, serta kentang. Ada pula yang menyarankan untuk memakan kulit kentang.

4. Usahakan agar mengkonsumsi bahan makanan seperti daging, sayuran,biji-bijian yang tidak mengandung banyak hormon , antibiotik, serta pestisida. Soalnya zat-zat tersebut dikhawatirkan bisa menggangu pertumbuhan badan dan otak anak-anak.

5. Berikan anak-anak Anda makanan yang variatif dan sayur-sayuran yang mengandung karbohidrat rendah setiap harinya. Biasakan mereka memakan salad yang terdiri dari sayuran hijau seperti brokoli, kol, kembang kol dll. Berikan pula sayuran laut seperti rumput laut. Baik sayuran hijau maupun sayuran laut merupakan sumber kalsium dan mineral.

6. Buah sangat baik bagi kulit anak-anak Anda. Namun begitu, Anda tetap harus membatasi anak-anak untuk mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung banyak gula seperti pisang, mangga, nanas, pepaya. Gantilah dengan buah-buahan yang mengandung banyak air dan sedikit gula , seperti buah apel, pear, anggur, melon.

7. Pastikan bahwa anak-anak Anda telah mendapat protein cukup setiap harinya. Sumber protein yang baik bagi anak Anda antara lain adalah biji-bijian, kacang-kacangan, tahu, tempe, ikan tuna, salmon, sardin, ayam tanpa kulit, daging tanpa lemak, serta telur. Batasi untuk mengkonsumsi daging olahan.

(berbagai sumber/eno)

29 Desember 2008

Ginseng, Tanaman Herbal Yang Berkhasiat Bagi Kesehatan

Health News Sat, 11 Oct 2008 23:00:00 WIB

Siapa yang tidak mengenal Ginseng, salah satu jenis tanaman herbal yang sudah digunakan untuk kesehatan sejak ratusan tahun lalu dan sudah dikenal khasiatnya bisa menyembuhkan beberapa penyakit. Biasanya Ginseng tumbuh didaerah yang bersuhu dingin dan kebanyakan tumbuh di bagian barat China, Korea dan bagian timur Siberia. Bangsa China pun sebagaimana yang diketahui sangat percaya dengan khasiat dari Ginseng, sudah memanfaatkan nya sebagai bagian dari kesehatan sejak zaman raja-raja dinasti terdahulu sampai saat ini.

Pamor Ginseng pun semakin meluas ke penjuru dunia karena memang teruji mampu menyembuhkan penyakit mulai dari yang ringan sampai penyakit berat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa Ginseng mampu menyembuhkan penyakit diabetes, mengurangi tingkat stres pada pria dan wanita, mengurangi rasa lelah, letih dan lesu, meningkatkan daya ingat, melawan demam, flu, sakit tulang, lemah syahwat dan penyakit lainnya.

Pada bulan Maret 2008 silam, University of Toronto menujukkan hasil penelitiannya mengenai manfaat Ginseng lainnya yang bisa mengurangi darah manis sebesar 20% lebih banyak untuk para penderita diabetes.

Ginseng juga efektif sebagai anti-aging supplement dimana bisa meringankan beberapa efek dari proses penuaan, seperti meningkatkan kapisitas mental dan fisik. Selain itu yang paling penting dari Ginseng yaitu mampu membantu dalam proses penyembuhan kanker dan juga sering digunakan sebagai penambah energi bagi para atlet olahraga. (Dee)

Enam Cara Mudah Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Singapore - 12 Dec 00 10:11 WIB - (Astaga!com)

Tekanan darah tinggi tidak memiliki gejala langsung. Karena itu sepertiga
penderitanya tidak menyadarinya. Ironisnya, hanya setengah dari penderita
hipertensi yang melakukan pemeriksaan secara serius.

Fakta itu diungkapkan Michael Murray, N.D dalam simposium dua hari yang
berakhir akhir minggu lalu, di National Institute of Health, Singapura.
Saat ini, para peneliti di National Institutes of Health, Singapura, telah
menggolongkan tekanan darah manusia. Yaitu, 120/80 adalah tekanan darah
optimal, 130/80 tergolong tekanan darah normal, dan 140/90 termasuk tekanan
darah tinggi.

Bila termasuk golongan ke-3 alias memiliki tekanan darah tinggi, beberapa
peneliti menganjurkan enam langkah, agar tekanan darah Anda kembali normal.

1. Turunkan stres
Terapi alternatif yang disebut flotation bisa menjadi pilihan. Lakukan terapi
ini selama 45 menit dengan cara merendam seluruh badan dengan posisi
terlentang dalam bak mandi besar berisi larutan air hangat plus garam inggris. Terapi ini
akan menimbulkan efek relaksasi yang luar biasa. Seperti menurunkan produksi
hormon stres, memperlambat detak jantung, membesarkan arteri, melancarkan
aliran darah, sekaligus merilekskan otot-otot .

2. Perbanyak potassium, kurangi garam
Sejak dulu, para ahli telah menyarankan untuk mengurangi konsumsi garam pada
penderita darah tinggi. Tapi, sebenarnya kunci untuk menurunkan tekanan darah
pada para penderita darah tinggi adalah harus menyeimbangkan kebutuhan mineral
tubuh. Menurut penelitian National Institute of Health, Singapore, penderita
hipertensi membutuhkan 2,5 hingga 5 gram potassium setiap harinya untuk
menurunkan tekanan darahnya. Namun ditekankan, bagi orang-orang yang menderita
penyakit ginjal atau sedang berobat resep, termasuk obat penurun darah tinggi,
harus ketat dalam konsumsi potassium.
"Sulit untuk mendapatkan potassium yang memenuhi kebutuhan tubuh dalam
makanan.
Contohnya, Anda harus mengkonsumsi 11 buah pisang untuk mendapatkan potassium
yang cukup. Dengan demikian para ahli menyarankan untuk mengkonsumsi
suplemen,"
kata Andrew Weil, M.D pembicara dalam simposium ini.

3. Atur pola makan
Penelitian menunjukkan kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko
hipertensi antara dua hingga enam kali lebih besar. Namun penurunan berat
badan bukanlah satu-satunya alasan untuk mencermati makanan yang dikonsumsi.
Penelitian National Insitute health menunjukkan bahwa diet lemak jenuh,
meningkatkan konsumsi buah-buahan, sayur-sayuran dan padi-padian serta
produk-produk rendah lemak -biasa disebut Dietary Approacher to Stop
Hypertension atau DASH Diet -sama efektifnya dengan obat-obatan antihipertensi
dan hanya memakan waktu delapan minggu.

4. Olahraga
Olahraga teratur telah menunjukkan penurunan tekanan darah tinggi secara
mengagumkan. Anda tidak perlu berolahraga terlalu keras untuk mendapatkan
manfaatnya. Kenyataannya, menurut catatan NIH Singapura 1988, bahwa olahraga
yang tingkat intensitasnya rendah seperti jalan cepat ataupun bersepeda dapat
menurunkan tekanan darah tinggi lebih besar dibanding olahraga yang tingkat
intensitasnya tinggi seperi lari atau aerobik.
Bagi orang-orang yang mengidap tekanan darah tinggi namun masih tergolong
ringan seharusnya berolah raga dengan intensitas rendah rata-rata satu jam
sehari dan dilakukan tiga hingga empat kali dalam seminggu untuk mengurangi
tekanan darah tingginya. Bagi yang terlalu sibuk bisa juga melakukannya kurang
dari satu jam (30 menit) tapi dilakukan lebih intensif juga bisa menurunkan
tekanan darah.

5. Vitamin C dan E
Mengkonsumsi 500 mg vitamin C setiap hari selama perawatan antihypertensive
dapat menurunkan tekanan sistolik darah pasien yang menderita tekanan darah
tinggi ringan dan sedang.
Beberapa ahli bahkan mengatakan bahwa Vitamin C dapat mempersingkat pengobatan
ataupun perawatan tekanan darah tinggi seseorang.
Makanan-makanan berikut terbukti kaya akan vitamin C seperti cabai hijau
(106mg), kiwi (89mg), strawberi (86mg per gelas) dan brokoli (82mg per gelas).
Namun bila lebih menyukai suplemen, makanlah sebanyak 500mg vit C setiap
harinya.
Vitamin E -dalam kebanyakan penelitian dikatakan berperan mencegah penyakit
jantung -juga direkomendasikan para ahli karena mengandung unsur yang dapat
mempengaruhi penurunan tekanan darah. Ambilah 400 hingga 800IU dalam bentuk
alaminya (d-alpha tocopherol) dan bukan bentuk sintetis (dl-alpha tocopherol)
setiap harinya.

6. Bawang putih
Sejumlah penelitian untuk melihat kemampuan bawang putih dalam menurunkan
tekanan darah tinggi memang kebanyakan diuji cobakan pada hewan-hewan.
Walaupun
begitu, hasilnya sangat menjanjikan. Sebuah penelitian yang dilakukan pada
tikus, menyebutkan tekanan darah tikus yang mengkonsumsi bawang putih selama
empat minggu menurun 9%.
"Satu atau dua siung bawang putih yang dimasukkan dalam makanan ataupun
masakan
sehari-hari sudah cukup dapat menurunkan tekanan darah," ujar Michael Murray,
N.D salah seorang pembicara dalam simposium ini.
Bawang putih juga berperan memberikan cita rasa pada makanan pengganti garam.
Menurut Michael Cirigliano, M.D staff pengajar di Fakultas Kedokteran
Universitas Pennsylvania, Philadelphia, bila berniat untuk mengkonsumsinya
dalam bentuk suplemen, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu karena suplemen
bawang putih ini sangat beragam.
Cirigliano menyarankan untuk mencegah telalu rendahnya tekanan darah, pastikan
tidak mengkonsumsi suplemen bawang putih bersamaan dengan pil penurun darah
lainnya seperti Caumadin, ginkgo biloba, vitamin E maupun aspirin.

(Jihan F Labetubun)

20 Desember 2008

Ekstrak Daun Zaitun, Anti Mikroba Penyebab Pilek sampai Bronchitis

California - 08 Nov 00 09:15 WIB - (Astaga!com)

Tumbuhan zaitun (Olive) dikenal banyak khasiatnya. Mulai dari akar, buah hingga daunnya. Penelitian terakhir yang dilakukan di California, menunjukkan bahwa daun zaitun yang kering mengandung unsur obat-obatan yang sangat penting dibanding bagian lain dari tumbuhan zaitun. Para peneliti dari Covia Institute, California, mengatakan sari daun zaitun atau Olea europaea, adalah suatu senyawa anti mikroba yang bisa membunuh beragam virus, termasuk virus-virus yang menyebabkan pilek, demam dan herpes, bahkan bakteri-bakteri penyebab sinusitis dan bronchitis.

Fungsi lain dari ekstrak daun zaitun ini dapat menurunkan tekanan darah tinggi sekaligus menurunkan tingkat kolesterol."Salah satu unsur aktif dalam daun zaitun adalah oleuropein. Unsur ini akan berubah kedalam dua jenis asam elenoic, sesaat masuk ke dalam tubuh," jelas James Privitera M.D, seorang peneliti di Covina Insititute, California. Asam-asam tersebut mempengaruhi produksi asam amino dalam tubuh dimana dapat mencegah perkembangan virus-virus dan bakteri-bakteri.

Oleuropein (ekstrak daun zaitun) juga bertindak sebagai anti oksidan yang berfungsi mengurangi jumlah kolesterol yang dibawa darah ke dalam sel sehingga mencegah terakumulasinya kolesterol di dinding-dinding arteri. Komponen lain dari daun zaitun adalah oleuroposide, yang berfungsi menurunkan tekanan darah. Kebanyakan penelitian dilakukan atas unsur oleuropein.

Hasil penelitian di salah satu laboratorium yang diterbitkan dalam "Journal of Applied Bacteriology 1998" melaporkan bahwa dua persen dari konsentrasi Oleuropein, dapat memperlambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi (Staphylococcus eureus) --yang banyak terdapat dirumah sakit-rumah sakit--hingga 30 jam.

Cara yang paling efektif dalam memanfaatkan ekstrak daun zaitun adalah bila dikonsumsi sudah dalam bentuk kapsul dengan kandungan oleuropein hingga enam persen. Para ahli merekomendasikan satu kapsul 500 mg setiap harinya untuk mencegah beragam penyakit; mengkonsumsi hingga delapan 500 mg kapsul perharinya dapat melawan bakteri ataupun infeksi yang disebabkan oleh virus. Alternatif lain yang dapat dilakukan untuk mendapatkan khasiatnya adalah rebus dua sendok teh daun kering zaitun dalam satu cangkir air selama 10 menit. Minum empat cangkir seharinya .

Morton Walker, seorang ahli penyakit kaki dan penulis buku Olive Leaf Extract (Kensington Health, 1997), mengingatkan atas penggunaan yang berlebihan dari dosis yang telah direkomendasikan yaitu delapan kapsul 500mg per harinya. Penelitian lebih lanjut masih dilakukan untuk melihat apakah aman bila mengkonsumsi dalam dosis yang lebih banyak.

Sementara hasil riset telah menunjukkan bahwa unsur-unsur dalam daun zaitun sangat efektif dalam melawan virus, menurunkan kadar kolesterol tubuh dan menurunkan tekanan darah, perlu disadari masih banyak efek yang belum diketahui. Dengan demikian masih aman bila infeksi yang terjadi ditangani dengan sari daun zaitun selama infeksi itu masih tergolong ringan.

Namun disarankan untuk melakukan konsultasi kepada yang ahli bila memiliki penyakit yang serius dan ingin tetap menggunakan ekstrak daun zaitun untuk pengobatan.
(Jihan F Labetubun)

Darah Kental

Minggu, 14 September 2008 01:34 WIB
Lusiana Indriasari

Bagi Anda yang sering mengalami migrain, jangan pernah menganggap sepele keluhan tersebut. Bisa jadi, sakit kepala sebelah yang Anda rasakan itu merupakan gejala awal dari sindrom darah kental.

Sindrom darah kental adalah serangkaian gejala yang muncul akibat kekentalan darah berlebihan. Akibat darah terlalu kental, aliran darah ke seluruh tubuh menjadi tidak lancar. Pasokan oksigen ke sel-sel tubuh pun terhambat. Migren adalah salah satu gejala karena pasokan oksigen ke otak tersendat.

”Di dunia kedokteran, darah kental sebenarnya bukan hal baru, tetapi tidak banyak orang tahu atau waspada dengan darah kental. Padahal, sudah banyak korban stroke atau serangan jantung akibat darah kental,” kata dr Aru W Sudoyo, spesialis hematologi-onkologi (konsultan), Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Darah menjadi kental karena kekurangan cairan darah atau trombosit (zat yang berperan dalam pembekuan darah) sehingga mudah lekat satu sama lain. Bila seseorang memiliki kolesterol tinggi atau punya kebiasaan merokok, darah yang sudah kental semakin susah mengalir.
Kolesterol yang menempel di dinding pembuluh darah membuat penampang pembuluh darah menyempit. Adapun asap rokok akan merusak lapisan dinding pembuluh darah bagian dalam (endotel).


Stres berlebihan dapat mengakibatkan darah kental.

Endotel ini turut mengaktifkan sistem pembekuan darah. Apabila endotel rusak, trombosit akan mudah melekat satu sama lain. Hambatan-hambatan dalam pembuluh darah ini dikenal sebagai trombosis.

Trombosis bisa terjadi di seluruh pembuluh darah. Karena itu, dampaknya tergantung dari bagian pembuluh darah yang terhambat. Jika trombosis terjadi di pembuluh otak, maka akan terjadi stroke. Sementara pada pembuluh jantung akan menyebabkan serangan jantung.


Perempuan muda

Sekarang semakin banyak orang muda, yakni mereka yang berusia 18-45 tahun, menderita kekentalan darah. Hal itu diketahui setelah pasien melakukan serangkaian pemeriksaan darah. ” Gaya hidup tidak sehat dan stres tinggi memicu pengentalan darah,” kata dr Aru.

Sheryl (35) adalah salah satu orang yang mengalami darah kental. Sebelum terkena stroke ringan satu tahun lalu, Sheryl mengaku sering mengalami migrain.. Bila migrainnya kumat, terkadang ia merasa pandangannya berputar sehingga mual. ”Untuk menghilangkan migrain, saya sering sekali minum obat sakit kepala,” kata Sheryl.

Ketika bangun tidur, Sheryl merasakan sekujur badannya pegal-pegal. Belakangan telinganya juga mulai sering berdenging. ”Saya termasuk terlambat karena baru periksa ke dokter setelah terkena stroke,” kata Sheryl yang sejak satu tahun lalu rajin minum obat pengencer darah.

Pada sejumlah kecil penderita darah kental, penyebabnya adalah genetis (diturunkan). Karena itu, mereka ini berisiko mengalami trombosis di usia muda. Mereka yang memiliki darah kental secara genetik harus minum obat antikoagulan (anti penggumpalan) seumur hidup. ”Syukurlah kelainan ini hanya ditemukan pada sebagian sangat kecil populasi manusia,” tutur dr Aru.

Sayangnya, di Indonesia belum ada data jumlah pasien usia muda yang mengalami darah kental. Kata Aru, hampir setiap hari selalu ada pasien baru yang didiagnosis darah kental di klinik hematologi RSCM dan Medistra, tempat ia berpraktek.

Pasien biasanya datang dengan keluhan pusing, migrain, pandangan berputar (vertigo), telinga berdenging (terkadang tuli mendadak), serta penglihatan terganggu. Menurut Aru, itu semua merupakan gejala gangguan pembuluh darah yang salah satu penyebabnya adalah darah kental.
Kasus darah kental ini tidak hanya terjadi pada laki-laki, tetapi juga perempuan. Masuknya perempuan ke dunia kerja diduga berhubungan dengan semakin banyak perempuan yang terkena sindrom darah kental.

”Perempuan bekerja bebannya semakin banyak sehingga mereka rentan stres,” kata Aru. Di Indonesia diperkirakan jumlah penduduk usia produktif antara 18-45 sebanyak 97,60 juta orang. Dari jumlah itu, 50,54 persennya adalah perempuan.

http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/09/14/01341578/waspadai.darah.kental.pada.usia.muda